Surabaya 15 Juli 2018 - Terdiagnosa penyakit Kanker merupakan salah satu hal yang paling ditakuti oleh banyak orang, terutama wanita. Kanker mulut rahim dan kanker payudara merupakan dua kanker yang paling ditakuti oleh semua wanita. Di indonesia sendiri, diperkirakan 10 dari 100.000 penduduk terkena penyakit kanker payudara. Data International Agency for Research on cancer (IARC) GLOBOCAN tahun 2012 mencatat bahwa 1,7 juta wanita terdiagnosis (insidensi) kanker payudara. Melalui acara media gathering dengan tema ”Deteksi Dini Kanker Payudara Sebelum Terlambat”, Siloam Hospitals Surabaya mengajak rekan media untuk lebih lagi memberikan informasi edukasi kepada masyarakat seputar kanker. Dengan demikian, kesadaraan dan pengetahuan masyarakat akan penyakit ini semakin meningkat.
"Satu dari delapan wanita di dunia punya potensi besar
mengidap kanker payudara, sehingga deteksi kanker payudara sangat diperlukan untuk
menekan angka penderita kanker payudara stadium lanjut,” ujar Prof Dr dr Ami
Ashariati spesialis penyakit dalam konsultan hematologi onkologi medik Siloam
Hospitals Surabaya. Tidak hanya menghadirkan satu dokter spesialis, Siloam
Hospitals Surabaya juga mengajak Dr. dr. Anggraeni Dwi spesialis radiologi
konsultan yang memberikan informasi mengenai alat deteksi kanker payudara,
mammografi.
Mamografi 3 dimensi yang dimiliki oleh Siloam Hospitals Surabaya
memiliki beberapa keunggulan antara lain, keakuratan dan spesifitas tinggi
terutama untuk mendapatkan gambaran klasifikasi yang berukuran kecil, radiasi
dikurangi hingga 30 persen, dan kekuatan kompresi akan diatur otomatis
berdasarkan ukuran payudara pasien.
Melalui acara ini, selain memperat hubungan dengan rekanan
media, Siloam Hospitals Surabaya melaunchingkan fasilitas baru yang dimiliki
oleh Siloam Hospitals Surabaya yaitu mamograli. Alat baru ini merupakan bentuk
dedikasi Siloam untuk lebih baik lagi melayani kesehatan masyarakat khususnya
wanita. "Kami mengharapkan dengan adanya alat pemeriksaan mamograf'l ini
dapat membantu meningkatan terdeteksinya kanker payudara lebih dini,” terang dr
Maria M Padmidewi, SpPK selaku CEO dari Siloam Hospitals Surabaya.
Setiap orang
yang melakukan skrining kanker payudara secara rutin dapat mengurangi angka
penderita kanker payudara stadium lanjut sehingga angka kematian yang disebakan
oleh kanker payudara ikut menurun. Acara ini sekaligus merupakan syukuran Siloam Hospitals
Surabaya atas selesainya renovasi ruang tunggu rawat jalan. Dengan penambahan
jumlah kapasitas kurs: dan fas luas yang diperbarui, diharapkan pasren merasa
nyaman selama berada dl rumah sakit.(an)


Komentar
Posting Komentar