IPPAT SOSIALISASI BERSAMA PARA ANGGOTA SE-JATIM

Surabaya17-09-2019,di Dyandra Convention Hall.
wilayah jawa Timur ikatan pejabat pembuat akta tanah gelar seminar dengan tema ” implikasi permen Agraria Dan Tata Ruang/ Kepala BPN no. 9 Tahun 2019 tentang pendaftaran hak tanggungan secara elektronik untuk percepatan pendaftaran dan mempersiapkan PPAT di era industri 4.0 serta berbagai masalah ke PPAT-an”.peserta yang hadir 600 dari berbagai daerah di Jatim.

Menurut ,ibu Anggraini Sari SH, MH, mengatakan sekarang ada permen agraria dan tata ruang BPN No. 9/2019 intinya pendaftaran hak tanggungan secara elektronik, kalau dulu secara manual saja, dimasukkan phisiknya ke BPN, sertifikat juga dibawa ke BPN, sekarang tidak perlu. Jadi ini sebagai percontohannya baru, ada lima, 5 kota, kabupaten, jadi 5 wilayah BPN yaitu surabaya 1, surabaya 2, gresik, sidoarjo, bojonegoro.
Nantinya memang kita akan mendaftarkan itu melalui sistem elektronik, semua data tinggal di imput, kemudian tinggal di upload berkas berkasnya, nanti akan ada kita akan membayar pnbp (penerimaan negara bukan pajak), setelah terbayar kemudian dalam waktu 7 hari tercetak. Untuk memudahkan sistem pendaftaran, tujuannya untuk mempercepat sistem ekonomi, istilahnya Eodb (easy of doing business) kecepatan kemudahan dalam iklim berusaha

menurut beliau.
Jumlah anggota IPPAT di Jatim sekitar 2300. Untuk seminar sudah cukup kadang setiap daerah mengadakan seminar juga. Jadi semuanya tidak harus datang di Surabaya.
Yang jadi kendala ialah waktu, manual itu kecepatannya, penelitian berkas ,
kemudian belum lagi ketika meneliti berkas itu ada data-data yang kurang, itu jadi kendala karena memperlama proses katanya.

Harapan kedepan ppat bisa memberi kontribusi kepada masyarakat, dengan BPN Kita juga bisa mengikuti perkembangan perkembangan era teknologi digital, mengikuti perkembangan Era elektronik sehingga notaris ataupun ppat harus punya kemampuan untuk mengikuti semua, supaya kita tidak ketinggalan mempersiapkan era industri 4.0 ini dan semuanya kita bisa ter-link semua berbasis online nantinya, menurut,beliau.(an)

Komentar